FF "Shoes in Love" Part 8

>> Sunday, April 25, 2010

Tittle : Shoes in Love
Cast :
Main cast :
- Xiah Jun Su TVXQ as Kim Jun Su
- Micky Yoo Chun TVXQ as Park Yoo Chun
- Mey MeyLin 사랑 시아준수 as Park So Yon
- DaieNa Micky Yoochun Cassiopeia as Kim Hyun Su
Figure cast :
- Hero Jae Joong TVXQ as Kim Jae Joong
- U-Know Yun Ho TVXQ as Jung Yun Ho
- Max Chang Min TVXQ as Shim Chang Min
Genre : Comedy-romantic
Written by : Vionita ジェジュン Cassiopeia'Peppermint aka Vio aka me^^

----------------------------------------------------------------

(malam sebelum acara pertunangan)

Hyun Su dan Yoo Chun sedang duduk di taman kecil di halaman rumah Hyun Su. Mereka sudah tidak sabar menunggu tunangan mereka besok.

“Chagi ya…”

“Ya oppa..”

Yoo Chun menggenggam tangan Hyun Su erat. “Akhirnya besok kita tunangan juga ya..”

Hyun Su menatap Yoo Chun lalu tersenyum, “Ya oppa.. Aku bahagia sekali..”

“Oppa juga, chagi..” Yoo Chun merangkul Hyun Su erat. “Oh ya, chagi…”

“Ya? Kenapa oppa?” Tanya Hyun Su.

“Kemarin-kemarin oppa melihat Yun Ho hyung memelukmu loh…” kata Yoo Chun jujur.

“Eh?” Hyun Su terlihat kaget. “Ah, itu… Yun Ho oppa bilang itu untuk yang terakhir kalinya, oppa..” lanjutnya terbata-bata.

“Hahaha,” Yoo Chun tertawa sambil mengelus rambut Hyun Su. “Arasseo chagi ya… Tenang saja, oppa tidak cemburu kok.. Oppa mengerti.. Kau tidak usah khawatir.. Yang penting kan besok kau sudah jadi milik oppa.. Jadi Yun Ho hyung tidak bisa macam-macam lagi..”

“Oppa!” Hyun Su mencubit pipi Yoo Chun gemas. Yoo Chun hanya tertawa lalu memeluk Hyun Su erat. “Saranghae, Hyun Su ya..”

Hyun Su tersenyum lalu menjawab, “Na do saranghae, oppa..”

Tiba-tiba seseorang mengganggu kemesraan mereka.

“Hyun Su ya!”

Yoo Chun dan Hyun Su melepas pelukan mereka, lalu menoleh ke arah sumber suara di belakang.

“Jun Su oppa!” Hyun Su cemberut.

“ Ya, Jun Su ya! Kau ini mengganggu saja,” Yoo Chun tidak kalah cemberut.

“Ah ya maaf maaf hyung.. Tapi aku ada perlu sebentar dengan Hyun Su..” kata Jun Su dengan wajah memlas.

“Aku? Memang ada apa, oppa??” Tanya Hyun Su heran. Jun Su langsung duduk di sebelah Hyun Su.

“Ahh, itu.. Hyun Su ya.. Apa besok.. Besok.. emh..” Jun Su terbata-bata.

“Besok hari pertunanganku,oppa!” Hyun Su memotong kata-kata Jun Su.

“Ah bukan itu! Kalau itu tentu saja ku tahu!”

“Lalu apa?”

“Ah itu,” Jun Su menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Apa besok So Yon akan datang?”

“So Yon?” Hyun Su terlihat heran. “Aku tidak tahu.. Tapi dia sudah janji akan datang.. Kurasa dia akan datang besok,” jawab Hyun Su. Jun Su tertunduk lemas.

“Hei Jun Su ya! Sepertinya kau sudah jatuh cinta pada So Yon ya?” Tanya Yoo Chun.

“Mwo? Kenapa hyung bisa mengambil kesimpulan seperti itu?” Jun Su menaikkan alisnya.

“Tentu saja! Kau sadar tidak sih? Kau itu selalu menanyakan So Yon hampir setiap hari,” jawab Yoo Chun.

“Eh?” Jun Su mengernyitkan dahinya dan berpikir. “Apa aku seperti itu ya? Oh my God Sun…”

“Hei, memangnya hyung tahu siapa So Yon?” Jun Su berusaha mengalihkan pembicaraan.

“Tentu saja. Dia kan model juga. Dia juga teman dekat Hyun Su, mana mungkin aku tidak mengenalnya!” jawab Yoo Chun.

“Oppa..” kata Hyun Su sambil merangkul Jun Su. “Kau mencintainya?” tanyanya serius.

Jun Su menunduk terdiam sejenak. Lalu berkata, “Oppa tidak tahu Hyun Su ya.. Tapi semenjak kejadian itu, entah kenapa oppa jadi selalu memikirkannya. Oppa sendiri tidak mengerti..”

“Oh, kejadian saat oppa memeluk So Yon ya? Aku tahu kok. So Yon kan cerita padaku,” ujar Hyun Su.

“Ahh, dia itu! Kenapa menceritakan hal memalukan seperti itu..” Jun Su menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Hyun Su tersenyum dan mempererat rangkulannya. “Oppa.. Aku rasa kau dan So Yon saling mencintai..”

“Eh?” Jun Su mengalihkan pandangannya pada Hyun Su.

“Ya. Perasaan yang oppa rasakan sekarang ini sama persis dengan So Yon. Setelah kejadian itu, So Yon juga jadi uring-uringan dan selalu memikirkan oppa, sama dengan oppa sekarang.. Oppa, berjuanglah. Aku yakin kalian ditakdirkan untuk bersama..” ujar Hyun Su tersenyum.

“Hyun Su ya..” Jun Su pun akhirnya menyadarinya.. “Ya, aku sudah mencintai So Yon..” batinnya.

“Berjuanglah Jun Su ya.. Aku juga mendukungmu,” ujar Yoo Chun tersenyum. “Kau harus bisa mendapatkannya dan bisa bersama seperti kami,” lanjutnya sambil merangkul Hyun Su.

“Hyung…”

“Ah baiklah. Aku coba hubungi So Yon ya. Aku harus meyakinkannya kembali supaya datang besok,” Hyun Su lalu mengeluarkan hp dari sakunya, mencari nomor So Yon lalu menelponnya.



Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif. Silahkan ulangi beberapa saat lagi. Atau tinggalkan pesan setelah nada berikut

“So Yon a! Kenapa hp-mu tidak aktif? Aku hanya ingin mengingatkan.. Besok jangan lupa datang ke pesta pertunanganku ya..” Setelah meninggalkan pesan, Hyun Su pun menutup flip hp-nya.

“Tidak aktif ya..” desah Jun Su.

“Iya.. sudah beberapa hari ini hp-nya tidak aktif.. Aneh sekali..” jawab Hyun Su. “Tapi oppa tenang saja, besok dia pasti datang..”

“Ya, mudah-mudahan saja dia datang..” harap Jun Su.

***

Hari yang ditunggu pun akhirnya tiba. Hari pertunangan antara Yoo Chun dan Hyun Su. Pesta yang sederhana ini diadakan di rumah Hyun Su. Tamu yang diundang pun hanya keluarga dekat saja.
Sudah sejak pagi mereka bersiap-siap. Padahal acara baru dimulai pukul 11 siang nanti.

Jun Su terlihat mondar mandir di belakang Hyun Su yang sedang make up di kamar umma. Melihat tingkah oppa-nya itu, Hyun Su menggerutu. “Ya, oppa! Kenapa kau mondar mandir begitu? Aku pusing lihatnya..”

“Hyun Su ya, apa kau yakin So Yon akan datang?” tanya Jun Su memastikan.

“Oh, So Yon.. Dia bilang sih dia pasti datang. Oppa tunggu saja, dia pasti datang.”

“Ah tapi kenapa perasaanku tidak enak..” gumam Jun Su. Tiba-tiba Chang Min datang.

“Hyun Su ya! Hp-mu berdering dari tadi tuh, sepertinya ada sms penting..”

“Benarkah? Oh ya aku lupa tadi aku meninggalkannya di kamar. Bisa tolong ambilkan, Chang Min oppa? Hehe,” pinta Hyun Su.

“Ya ba…” kata-kata ChangMin langsung saja dipotong oleh Jun Su. “Ah biar aku saja yang ambil! Chang Min a, kau temani adikku saja disini ya!” Tanpa menunggu jawaban ChangMin, Jun Su langsung saja keluar kamar. “Mungkin itu sms dari So Yon. Astaga kenapa aku bisa sekhawatir ini padanya..” batin Jun Su.

“Kenapa Jun Su hyung? Semangat sekali, padahal cuma mengambil hp saja..” ujar Chang Min menggerutu.

“Hahaha.. Jun Su oppa sedang jatuh cinta.. Sudahlah biarkan saja, oppa..” Hyun Su tertawa.

“Eh? Jatuh cinta? Sama siapa? Kenapa dia tidak cerita padaku?” protes Chang Min.

“Dengan teman modelku. Ah panjang ceritanya oppa, kau juga nanti akan tahu hehe,”

Chang Min hanya bengong mendengar penjelasan Hyun Su yang sangat singkat tapi juga tidak membuat rasa penasarannya hilang.

***

Dengan langkah terburu-buru, Jun Su masuk ke kamar rias Hyun Su, membuat seisi kamar kaget. Jun Su menyambar jasnya lalu menghampiri Hyun Su sebentar.

“Hyun Su ya, ini hp-mu! Maaf oppa harus pergi sekarang. Oppa usahakan oppa akan kembali sebelum pestamu dimulai,” Jun Su langsung pergi dengan langkah setengah berlari, membuat yang lain heran.

Merasa ada yang aneh, Hyun Su langsung memeriksa hp-nya. Ada sms dari So Yon disana.

“Hyun Su ya.. Mianhae.. Sepertinya aku tidak bisa datang ke pesta pertunanganmu. Aku harus pindah ke Paris dan tinggal bersama saudara-saudaraku disana. Dan mungkin aku tidak akan kembali lagi ke Korea. Aku berangkat hari ini dengan pesawat pukul 10 pagi. Maaf aku baru memberitahumu sekarang. Oh ya, selamat ya atas pertunanganmu. Semoga kau bahagia dengan Yoo Chun oppa. Sampaikan salamku juga pada Jun Su ya.. Kurasa kau benar, Hyun Su ya.. Ternyata aku mencintainya..”

“Astaga…” lirih Hyun Su.

***

Jun Su menambah kecepatan mobilnya. Sudah jam 09.45 sekarang. Aku harus menahan So Yon pergi, batinnya.

Sesampainya di bandara Seoul, Jun Su berlari masuk dan mencari sosok So Yon.

“So Yon a! So Yon a!” teriak Jun Su. Dia sudah tidak peduli pandangan orang-orang yang memperhatikannya. Dia terus memanggil nama So Yon.

***

So Yon memeriksa paspornya sekali lagi. Dia menghela napas panjang. Dia sudah memutuskan untuk pergi dari Korea, meninggalkan kenangan bersama orang tua dan teman-temannya, juga meninggalkan Jun Su.

Ya, Jun Su. Kim Jun Su.

Entah sejak kapan perasaan itu muncul, namun So Yon sadar ternyata dia sudah mencintai pria itu. Berat rasanya meninggalkan Jun Su. Namun ini harus dilakukannya. Ia tidak mau merasakan sakit hati karena cinta, sama seperti saat dia harus kehilangan Yoo Chun yang ternyata calon tunangan Hyun Su. Ia juga masih tidak berani bertemu Jun Su karena kejadian ‘pelukan’ itu. Lagipula saudaranya di Paris menjanjikan So Yon bisa masuk agen model terkenal kalau ia tinggal disana. Karena itulah dengan berat hati, ia memutuskan untuk pindah ke Paris.

Para penumpang dengan keberangkatan menuju Paris dimohon untuk bersiap-siap memasuki pesawat karena pesawat akan segera diberangkatkan

So Yon berdiri dari tempat duduknya dan bersiap-siap pergi. Dia berjalan menuju petugas pemeriksa. Sejenak ia menghentikan langkah kakinya lalu menoleh ke belakang, merasa ada seseorang yang memanggilnya. Tapi tidak ada seseorang yang ia kenal disana.

“Yosh, ini waktunya pergi So Yon a. Selamat tinggal Korea.. Selamat tinggal teman-teman.. Selamat tinggal Jun Su..” batinnya. Dia pun berbalik dan kembali melangkah pergi..

*to be continued*

don't take and copy this ff !!!

0 komentar:

  © Blogger templates Palm by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP