[Review] Buku-buku Raditya Dika
>> Saturday, September 21, 2013
Kenapa ya buku pertama yang pengen aku bahas disini kok bukunya Raditya Dika? Tanya kenapa? Saya juga bingung...
Yang jelas, ini buku komedi yang paling aku suka dari semua buku komedi yang pernah aku baca. Why? Aku juga bingung kenapa... Haha..
Buku ini tuh fresh banget. Orang mana coba yang mau nyeritain tentang kejadian-kejadian pribadi yg konyol-konyol? Ya, sekarang emang banyak sih yang nulis buku seperti itu, tapi buat aku bukunya Raditya Dika yang paling the best, sukses bikin sakit perut meskipun dibaca berulang-ulang!
Terus salah satu alasan kenapa aku bisa ngakak banget kalau baca buku dia itu adalah karena tiap baca, aku selalu ngebayangin dia lagi nyeritain kejadian di bukunya itu ala stand up comedy yang biasa dia lakuin. Dengan ekspresi muka datar, penuh penjiwaan dan tidak 'kobe'. Huahaha percaya deh, ngakaknya berlipat-lipat!
Anyway, aku mau bahas buku-bukunya Raditya Dika nih...
1. Kambing Jantan (2005, Gagasmedia)
Kenapa judulnya "Kambing Jantan"? Hmmm... Menurut informasi yang aku tahu, buku ini kan nyeritain masa-masa waktu bang Dika pacaran sama cwe yang dia panggil dengan sebutan Kebo, nah konon katanya si Kebo ini manggil bang Dika-nya mbing alias kambing..haha..itu versi filmnya sih sebenernya :D
Lah, trus asal muasal "jantan"nya darimana? Menurut buku ini, kata bang Dika, karena terakhir kali dia cek dan ternyata dirinya "jantan", maka judul bukunya pun jadi Kambing Jantan.. *ini asli ngakak*
Buku ini bercerita tentang pengalaman kuliah bang Dika di Adelaide. Buku ini dibuat film sekitar tahun 2009 dengan judul yang sama, Kambing Jantan.
2. Cinta Brontosaurus (2006, Gagasmedia)
Ini buku keduanya bang Dika. Mulai buku kedua ini, konsepnya berubah total. Yang asalnya formatnya kayak blog, sekarang formatnya jadi lebih kayak cerpen gitu, bukan diary lagi.. Dari satu cerita yang ada di blog, dia narasiin dan terbentuklah sebuah cerita layaknya cerpen. Tapi tetep tidak mengubah keaslian ceritanya, alias kisah nyata!
Seperti buku sebelumnya, buku ini pun masih mengangkat kisah pribadi yang konyol tiada tara. Di buku ini ada 13 cerita, mulai dari cerita waktu nembak cewek pertama kali yang berakhir tragis, tentang mobil Timor-nya, sampai masuk ruang operasi gara-gara kuku cantengan. =)) ,, sayangnya buku ini tipis, ceritanya kurang banyakkkk :p
Sama seperti buku yang pertama, buku ini juga dibikin filmnya loh di tahun 2013.. Dengan judul yang sama juga, Cinta Brontosaurus.
3. Radikus Makankakus : Bukan Binatang Biasa (2007, Gagasmedia)
Buku ketiga bang Dika ini masih sama dengan konsep sebelumnya, yaitu pengalaman pribadi yang kocak abis. Kisah yang ada di buku ini mulai dari bang Dika yang jadi badut Monas, dikira hantu penunggu wc, sampai kena kutuk orang NTB. Dijamin bikin ngakak abis...
Cerita yang paling aku suka dari novel ini adalah cerita dengan judul Balada Badut Mabok. Jadi disini dia nyeritain pengalaman dia waktu kuliah dan sedang mencoba membuat sebuah penelitian. Dan sebuah karya ilmiah itu pun diberi judul : meneliti kehidupan badut dengan menjadi badut. Hahaha... Dan lebih parahnya lagi, di bab ini bang Dika masukin foto-foto dia waktu beneran jadi badut! Mulai dari rumah, naik bajaj, naik busway, sampai di monas kemudian KAYANG disana. Asli ngakaknya poooollll ditambah dengan bukti sah dari semua foto-foto, bikin tambah ngakak...
4. Babi Ngesot : Datang tak Diundang, Pulang tak Berkutang (2008, Bukune)
Nah, ini buku keempatnya bang Dika. Ga usah ditanya lagi lah yaa kalau soal konsep.. Masih tentang cerita-cerita pengalaman pribadi bang Dika yang konyol dan patut ditertawakan kok.. :D
Di buku ini ada 17 cerita yang disajikan. Kalo menurut aku sih, buku yang ini agak horor....kenapaaa? Karena di salah satu bab ada yang menceritakan tentang setan rambut poni yang ada di kamarnya bang Dika. Beuhhhh serem.. Tapi se-serem-serem-nya cerita horor buatan bang Dika, tetep ajaaaa unsur komedinya mah nampooolll~
Selain tentang hantu tadi, buku ini juga bercerita tentang pengalaman bang Dika dengan ketek, tentang bandnya yang bernama Javacats waktu di Adelaide, sampe ngantri makanan di kondangan orang lain.
5. Marmut Merah Jambu (2010, Bukune)
Makin kesini, buku karangan bang Dika bisa dibilang semakin fresh. Termasuk buku yang kelima ini. Ada 14 cerita konyol yang disajikan. Buku ini kebanyakan berisi tentang cinta yang tetep disisipi dengan humor khas Raditya Dika. Ada cerita tentang kucingnya yang namanya Alfa, pertemuan pertama dan terakhir dengan cewek yang bernama Ina, misteri surat cinta ketua OSIS, sampai cerita konyol Edgar yang tidak lain dan tidak bukan adalah adiknya bang Dika sendiri.
Aku sendiri paling suka sama cerita Edgar itu di buku ini, judul babnya Balada Sunatan Edgar. Bab ini menceritakan kepolosan Edgar waktu mau disunat. Daaaan baca ini tuh ngakaknya ampe ga karuan! Muahahaha~
6. Manusia Setengah Salmon (2011, Gagasmedia)
Buku keenam-nya bang Dika ini berisi 19 cerita yang lagi-lagi masih pengalaman pribadi dia yang konyol. Ada tentang senam kentut bapaknya bang Dika setiap pagi, supir pribadi yang bau ketek, interview dengan para hantu, dan bela diri di Bandung. Sampai aku menurunkan artikel ini, buku ini adalah buku terakhir yang diterbitkan oleh Raditya Dika. Denger-denger sih, buku selanjutnya sedang dalam proses! Wow can't wait! :D
Buku ini juga dijadikan film di tahun 2013, sama dengan Cinta Brontosaurus. Dengan mengusung judul yang sama dengan bukunya, yaitu Manusia Setengah Salmon, film ini dijamin bakal mendulang sukses sama seperti film-film sebelumnya.
FYI, Raditya Dika ini selama tahun 2013 membuat 3 film sekaligus! Pertama Cinta Brontosaurus (8 Mei 2013), Cinta Dalam Kardus (13 Juni 2013), dan Manusia Setengah Salmon (10 Okt 2013). Dua film yang sudah tayang, yaitu Cinta Brontosaurus dan Cinta Dalam Kardus sudah mendulang sukses. Bagaimana dengan Manusia Setengah Salmon? Well, kita tunggu 10 Oktober nanti!!! :) Read more...





