[Review Movie] Manusia Setengah Salmon the Movie

>> Sunday, October 20, 2013



 photo 00039834.jpg
Balik lagi ke filmnya Raditya Dika! Kalau sebelumnya aku bilang bang Dika ini hebat banget bisa bikin dua film dalam satu tahun, ternyata salah guys... Filmnya ada tiga tahun ini! Heran gue, ini orang maruk banget yak...haha tapi eniwey itu nunjukin kalo kreativitas itu ga akan pernah ada habisnya! :D

Yap, Manusia Setengah Salmon ini adalah film ketiganya Raditya Dika di tahun 2013 ini. Sama seperti film-film sebelumnya, film ini diangkat dari bukunya yang punya judul sama, Manusia Setengah Salmon, buku ke enam bang Dika. Sebenernya agak heran juga sih, kok buku yang lainnya ga dibikin film juga ya? Kayak Radikus Makankakus, Babi Ngesot dan Marmut Merah Jambu. Buku pertama dan kedua kan udah dibuat filmnya, Kambing Jantan (2009) dan Cinta Brontosaurus (2013), tapi kok langsung ngajlok ke buku ke enam ya? Well, Cuma bang Dika yang bisa jawab hehe...

Back to topic! Ngomongin soal Manusia Setengah Salmon tentunya gak kalah seru dengan film-film sebelumnya. Pastinya dengan unsur komedi khas Raditya Dika di dalamnya yang sukses bikin orang yang nonton bakal ketawa ngakak!

FYI, film ini tuh bisa dibilang lanjutan dari film Cinta Brontosaurus (2013). Karena isinya tentang bang Dika yang susah move on dari mantannya, Jessica, pacar Dika di film sebelumnya. Disini, tokoh Dika yang masih diperankan langsung oleh Raditya Dika, mengalami banyak perpindahan. Mulai dari pindah rumah, pindah hati, hubungan antara Dika dengan bapaknya, sampai pindah alias ganti supir.

Diawali dari ibunya yang pengen pindah rumah, Dika nemenin ibunya nyari rumah baru. Banyak pengalaman lucu saat nyari rumah baru itu. Di saat yang sama Dika ketemu sama Patricia yang ternyata temen lamanya Dika yang cantik banget dan merekapun PDKT.

Mengalami sebuah perpindahan ternyata gak gampang. Saat pindah rumah, Dika selalu teringat sama kenangan yang tersimpan di rumah lama. Saat berurusan dengan cinta pun sama. Dika masih aja belum bisa move on dari Jessica (Eriska Rein), dan itu sangat mengganggu hubungan percintaan dia dengan Patricia (Kimberly Rider).

Gak cuma itu. Perpindahan yang konyol juga terjadi saat Dika dapet supir baru yang ternyata bau ketek! Pengalaman-pengalaman absurd Dika dengan sang supir yang pasti bikin ketawa. Ditambah kelakuan aneh bapaknya yang ingin dekat dengan Dika tapi dengan cara yang mengesalkan.

Tapi pada akhirnya semua perpindahan itu harus terjadi dan membuat Dika lebih dewasa dan mengerti makna dari perpindahan yang ia alami. Seperti ikan salmon yang rela berpindah dan menempuh 1.448 km untuk kawin meskipun ancaman predator mambayanginya.

Seperti biasa, skenario film karya Herdanius Larobu ini ditulis langsung oleh Raditya Dika. Berbeda dengan Cinta Brontosaurus yang isi naskahnya agak berbeda dengan isi bukunya, kisah di dalam film ini justru semua tertulis di dalam bukunya. Sama seperti film pertamanya, Kambing Jantan.

Film ini tayang di bioskop mulai 10 Oktober 2013. Sampai gue nulis review ini, masih nongkrog di bioskop kok filmnya. Don’t miss it!

0 komentar:

  © Blogger templates Palm by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP