[Review] PARIS by Prisca Primasari

>> Saturday, September 28, 2013

Paris photo IMG-20130922-01190.jpg
Nah, ini dia salah satu seri STPC alias Setiap Tempat Punya Cerita, proyek yang dibuat penerbit Gagasmedia dan Bukune. Setiap Tempat Punya Cerita. Pastinya di proyek ini, novel-novelnya akan mengisahkan perjalanan cinta yang berlatarkan suasana di luar Indonesia. Dan kali ini, kita mampir ke Paris yuuuk sama Prisca Primasari…

Sekilas tentang pengarang buku ini nih, namanya Prisca Primasari. Lahir di Surabaya, 22 Februari 1986. Lulusan s#Sastra Inggris Universitas Airlangga ini sangat suka mendengarkan musik klasik, membaca novel dan manga, menonton film dan anime, mendengarkan lagu-lagu K-Pop, makan dan pastinya menulis. Karya-karyanya yang udah terbit antara lain Éclair, Beautiful Mistake, dan Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa

Novel ini pun masih bercerita seputar kisah cinta romantis. Kali ini kisah romantis yang disajikan datang dari tokoh yang bernama Aline Ofeli, seorang gadis yang bekerja paruh waktu di sebuah bistro Indonesia di Paris. Gara-gara sebuah pecahan porselen yang bernilai tinggi, Aline ditakdirkan untuk bertemu dengan laki-laki misterius bernama Aeolus Sena. Sebenarnya ini hanya sebuah kebetulan. Aline menemukan nama Aeolus Sena di pecahan porselen yang ia temukan, yang katanya bernilai sangat tinggi. Dengan niat ingin mengembalikan pecahan porselen itu kepada pemiliknya, maka Aline pun mencari informasi tentang Aeolus Sena dan akhirnya ia pun mendapatkan alamat emailnya.  Tapi setelah berhasil terhubung, kenapa Sena malah mengajak Aline bertemu di Place de la Bastille yang ternyata dulunya adalah tempat pemenggalan kepala para tahanan yang terkenal di Paris? Apa untuk mengembalikan porselen saja harus di tempat seram seperti itu? Bukan hanya itu, bahkan Sena mengajak Aline bertemu disana pukul 12 malam!

Apa sebenarnya yang terjadi? Siapakah sebenarnya Aeolus Sena yang penuh misteri itu? Apa yang akan terjadi pada Aline dan Sena selanjutnya?




Daripada mikir yang serem-serem dan menduga yang ngga-ngga, mending baca langsung deh bukunya… Ayo kita jelajahi kota Paris bersama Aline dan Sena! ;)

Read more...

[Review] Till We Meet Again by Yoana Dianika

Till We Meet Again photo IMG-20130922-01188.jpg

Here we go! Novel karyanya Yoana Dianika yang berhasil memenangkan juara ketiga lomba 100% Roman Asli Indonesia yang diselenggarain sama penerbit Gagasmedia sekitar tahun 2011. Pertama liat buku ini di toko buku, aku udah jatuh cinta banget sama covernya yang gambar biola ituu... Menarik sekali!

Kita cerita sedikit tentang pengarangnya dulu ya.. Yoana Dianika, anak kedua dari tiga bersaudara ini memiliki tanggal lahir yang sama dengan Jay Chou dan Minzy (2NE1), yaitu 18 Januari. Dia adalah seorang dreamer yang memiliki keinginan untk menjadi seorang penulis yang memiliki karya yang tak terlupakan. 

Yang bikin aku kagum dari novel ini, latarnya itu bener-bener seperti nyata! Penulisnya pinter banget bikin setting dan latarnya, sehingga kita para pembaca seolah dibawa ke Wina dan berasa ada disana, ikut larut dalam suasana cerita. Keren deh pokoknya… ;)

Novelnya sendiri menceritakan tentang apa sih? Kalo liat dari covernya sih ya, pasti udah ketauan kalo cerita di dalam novel ini ada hubungannya sama musik. Yap, that’s right! Novel ini menceritakan kisah seorang perempuan berdarah Indonesia-Austria yang bernama Elena. Sebelum ibunya yang bernama Esther meninggal, Elena dan orang tuanya itu tinggal di Wina, Austria. Ibunya adalah seorang seniman sejati. Ia tidak hanya mahir bermain biola, tapi juga piawai dalam seni teater. Kecintaan almarhum ibunya dengan seni itulah yang menurun pada sang anak. Namun sejak ibunya meninggal karena kecelakaan pesawat, sang ayah tidak mengizinkan Elena untuk sekolah teater di Wina. Ayahnya memutuskan untuk membawa Elena pulang ke Indonesia dengan alasan tidak ingin terus teringat dengan Esther.

Perjuangan Elena yang sangat ingin meneruskan jejak ibunya di dunia seni dan karena kecintaannya dengan seni ternyata membuahkan hasil. Akhirnya sang ayah, Sebastian, mengizinkan anaknya itu untuk kuliah seni teater di Wina. Siapa sangka, pengalaman Elena selama di Wina mengantarkannya bertemu dengan sosok anak laki-laki yang dia cari selama bertahun-tahun saat dia masih tinggal di Wina, sesaat sebelum ia dan ayahnya pulang ke Indonesia. Anak laki-laki dengan wangi khas saus cranberry yang tidak pernah bisa dilupakan oleh Elena.


Bagaimana pertemuan cinta Elena dengan anak laki-laki yang telah beranjak dewasa itu? Apakah cinta Elena akan bersambut dan berakhir bahagia seperti cinta kedua orang tuanya? Dan bagaimana Elena menjalani perjalanan karirnya di Wina? Daripada penasaran, mending beli langsung deh bukunya.. ;)

Read more...

[Review] Skripshit by Alitt Susanto

>> Sunday, September 22, 2013

Skripshit photo IMG-20130922-01194.jpg
Nah, satu lagi nih buku komedi yang nyeritain pengalaman pribadi yang konyol dari si pengarangnya sendiri. Yap, namanya Alitt Susanto. Setelah sukses dengan buku pertamanya yang berjudul Shitlicious, buku ini pun gak kalah sukses dibanding dengan buku sebelumnya. Bisa dibilang, buku ini lebih fresh dan fun dari yang sebelumnya.

Sesuai dengan judulnya, buku ini menceritakan tentang pengalaman pribadi bang Alitt saat sedang menyusun skripsi yang gak kelar-kelar. Sampai-sampai dia menyebut dirinya “Mahasiswa Abadi”. Bahkan dia punya gelar MAPALA, MAhasiswa PAling LAma. Hahaha... Tapi for your information, ternyata tidak lulus itu memang pilihannya bang Alitt sendiri loh.. Kenapa? Karena dia takut sama gelar “Pengangguran” kalau udah lulus nanti. Di mata dia, gelar “Mahasiswa” lebih enak didenger daripada “Pengangguran”. Well, menurut aku emang bener juga sih.. Kalau udah wisuda kan kita jadi pengangguran, sambil nyari kerja pontang panting kemana-mana. Mana cari kerja itu susah pula, hadeuh emang lebih enak disebut “Mahasiswa” deh.. *ups malah curcol*
Di buku ini, cerita dimulai sejak awal masuk kuliah, lanjut cerita kekonyolan pas lagi kuliah, salah masuk kelas waktu jadi Maba, tentang temen cowoknya yang paling menonjol soal pelajaran tapi payah soal cinta, tentang perjalanan dramatis bang Alitt dengan Supri si kucing peliharaannya, dan pastinya ada tentang cewek juga yang ternyata adalah.......gitu deh haha. Selama kuliah pun, bang Alitt sukses dengan titelnya sebagai “Jomblo” selama belasan semester! Selain itu, disini bang Alitt juga masukin tips-tips gak penting (eh) yang dijamin ngocok perut deh..
Bagian yang paling menyentuh dalam novel ini adalah salah satu bab yang berjudul “Life is a journey”. Disini, bang Alitt nyeritain pengalaman hidupnya yang pasti deh bikin sedih orang yang bacanya.. Yang pasti pengalaman hidup yang dia ceritain di bab ini adalah pengalaman yang bener-bener membuat dia menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya, menjadi seorang yang lebih dewasa. Pesan yang ingin disampaikan dalam cerita di bab ini adalah bersyukurlah atas apa yang Tuhan berikan kepada kita. Kayak gimana ya ceritanya? Yang pasti buat aku itu kisah nyata yang menyentuh dan penuh hikmah bangeettt...
Okeee kita tinggalin yang sedih-sedihnya! ;)
Yang jelas, buku ini pas banget deh buat kamu yang emang suka humor! Meskipun ada cerita sedihnya, tapi cerita lucunya lebih banyak kok, dan gak kalah seru deh pokoknya! ;)

Read more...

  © Blogger templates Palm by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP